Minggu, 20 Januari 2013

Warga Gondangrejo Temukan Goa Misterius

WONOSARI (KRjogja.com) - Masyarakat Dusun Gondangrejo, Desa Gari, Kecamatan Wonosari akhirnya menemukan goa bawah tanah, yang selama ini menjadi mitos. Penggalian mulut goa yang dinamai Goa Semurup dilakukan oleh warga secara gotong royong.
Untuk membuktikan misteri yang ada di perut bumi, ada beberapa warga yang mencoba masuk dalam goa sepanjang kurang lebih 1 kilometer. “Di dalam goa terdapat lobang yang lebar dengan ketinggian lebih dari 3 meter bebatuan stalagnit dan stalagtit yang berwarna kuning keemasan,” kata Supardiyono (42) warga Gondangrejo yang sudah mencoba memasuki Goa Semurup bersama tiga rekannya.
Sebelum digali, kata Bandung (30 ) yang juga pernah masuk dalam goa, warga Gondangrejo penasaran terhadap lobang yang berada di pinggir kali yang membelah dusun ini. Menurut cerita para sesepuh, di lokasi tersebut sebenarnya terdapat Goa Semurup yang menyimpan sumber air.
Penasaran warga segera dibuktikan dengan menggali mulut goa secara gotong royong oleh puluhan warga. Baru pada penggalian kedua Minggu (2/12) warga baru puas setelah mulut goa terbuka ternyata didalamnya terdapat rongga yang cukup lebar dan indah.
Untuk menelusuri goa dibutuhkan perjuangan karena ada jalan yang lebar tetapi ada yang sempit di celah celah batu stalagnit dan stalagtit. Diakui pula, dasar goa terdapat tanah yang hampir menutupi, sehingga jika dikerak di dalam goa akan lebih lebar.
Setelah goa ditemukan warga sangat berharap ada instansi terkait bisa lebih dalam untuk menyelidiki goa tersebut. Karena warga sangat percaya bahwa didalamnya terdapat sumber air. “Jika terdapat sumber air bisa dikelola untuk mencukupi kebutuhan warga,” kata Bandung. (Awa)

Pantai Pelangi, Alternatif Wisata Pantai di Bantul

KRETEK (KRjogja.com) - Sejumlah objek wisata di Bantul siap menyambut liburan Natal dan Tahun Baru. Baik wisata buatan dan alami yang menawarkan sejumlah keunggulan panorama alamnya. Salah satu objek wisata di Bantul yang layak sebagai lokasi tamasya salah satunya adalah Pantai Pelangi yang berlokasi di barat Pantai Parangkusumo atau timur Pantai Depok.
Kawasan tersebut tidak sekadar menawarkan pesona pantai. Namun pengunjung juga bisa berburu ikan segar di kawasan itu. Ketua Nelayan Wukir Samudra Pantai Pelangi Parangtritis Kretek, Dasuki Tri Widada didampingi, Bendahara Kelompok Nelayan Wukir Samudra, Pantai Pelangi Nugroho, Selasa (18/12) mengatakan, pantai tersebut memang belum banyak dikenal orang. Namun pesona yang ditawarkan cukup menjanjikan, salah satunya pengunjung bisa berkemah di tepian pantai.

Dasuki mengatakan, selama ini warga memberikan keleluasaan kepada pengunjung untuk menikmati pantai tersebut. Untuk memeriahkan pantai, belasan nelayan setiap hari melaut. "Kami memberi kesempatan pengunjung untuk membeli ikan segar, "jelas Dasuki.

Meski sudah terbuka untuk umum, fasilitas di kawasan Pantai Pelangi belumlah selengkap objek wisata lainnya. Bahkan selama ini berbagai perkumpulan mahasiswa di Yogya menggelar kemah di Pantai Pelangi. Sebelumnya Pantai Pelangi sudah dibuka warga pada sekitar tahun 2000-an, namun mengalami kevakuman dan kembali dibuka dua tahun lalu. (Roy)



Rabu, 09 Januari 2013

Ketahui Wanita Mencintai Anda Dari Matanya

EKSPRESI mata dapat mengomunikasikan segalanya, termasuk isi hati seseorang. Karenanya, jika ingin mengetahui si dia mencintai Anda atau tidak, lihatlah sorot matanya.

Jika wanita tidak dapat mengekspresikan dirinya, pria pun akan dibuat sulit olehnya. Untuk itu, mencari alternatif lain untuk mengetahui perasaannya terhadap Anda perlu cara terbaik. Melihat kontak matanya terhadap Anda menjadi salah satu cara yang dapat diaplikasikan. Intip ulasan lengkapnya berikut ini, seperti dilansir Boldsky.

Dia membutuhkan Anda

Ketika dia mencari Anda setiap waktu, maka hal tersebut menunjukkan bahwa dia tertarik dan menyukai Anda. Anda juga dapat melakukan strategi lain dengan melihat seberapa besar dia membutuhkan Anda. Jika dia begitu membutuhkan Anda setiap waktu, hal ini bisa menjadi jawaban bahwa ketertarikan dirinya pada Anda memang nyata adanya.

Kontak mata yang kuat

Ketika berbicara dengan Anda, lihatlah gerakan matanya. Jika dia melihat jauh ke dalam mata dan bibir Anda, artinya dia tertarik dan menyukai Anda. Sebaliknya, jika dia mencoba menghindari kontak mata, kemungkinan besar dia tidak menyukai Anda.

Terpesona

Wanita akan tersipu-sipu saat melihat orang yang mereka cintai di hadapan dirinya. Rona bahagia pun langsung berpendar dengan kuat saat Anda berada di dekatnya. Jika Anda merasakan hal tersebut, artinya dia tertarik dengan Anda.

Mengajak Anda berbicara lebih dulu

Ketika seorang wanita yang Anda sukai menggunakan alasan sederhana untuk mengajak Anda berbincang, artinya dia ingin Anda tahu bahwa ada cinta di hatinya. Jika dia ingin selalu berkomunikasi dengan Anda pada tahap selanjutnya, ini merupakan sinyal positif yang menandakan dia menyukai Anda.

Sentuhan

Jika wanita mencoba mendekati Anda dengan sentuhan kecil yang diberikan, hal ini menunjukkan bahwa dia menyukai Anda. Saat berjalan, benturan tangan, menepuk-nepuk bahu sambil berbagi lelucon merupakan beberapa sinyal ketertarikan dirinya terhadap Anda. (Okz/Git)

Resep Jitu Bikin Pria Kapok Selingkuh

PERSELINGKUHAN memang menjadi ujian dalam sebuah hubungan. Oleh karenanya, ketahui hal-hal yang dapat membuat pria enggan melakukannya.

Komitmen yang tidak kuat terkadang membuat perselingkuhan menjadi terelakkan. Padahal, masalah ini bukanlah sebuah masalah yang dapat Anda anggap sepele. Agar Anda tak terjebak pada masalah pelik ini, cegahlah dengan beberapa tip ini.

Berikut ini beberapa caranya seperti dilansir Your Tango.

Jangan biarkan dia lupa keberadaan Anda

Tak perlu terlalu terlihat mengiba hanya demi menunjukkan perhatian Anda. Saat dia terlambat pulang, tak usah menanyakan keberadaaan. Melainkan, katakan jika Anda memiliki kejutan untuknya di rumah. Dengan demikian, Anda pun terlihat sebagai seorang wanita yang mencintai dan memikirkannya. Gunakan rasa cinta tersebut untuk membuatnya merasa bersalah dalam hati.

Konsekuensinya

Saat Anda baru menjalani hubungan dengannya, katakan jika Anda tak bisa mentoleransi perselingkuhan. Biarkan dia mengetahui jika Anda tak bermain-main dengannya.

Jadilah yang istimewa

Sebagian pria hidup untuk pasangannya, sebagian lagi hanya sekadar bersamanya. Untuk menjadi wanita nomor satu, Anda perlu membuatnya senang dengan cara memasakkan makanan kesukaannya, menonton bola bersamanya, dan memberinya ruang saat dia ingin menonton atau membaca berita. Jangan lupa untuk memberikannya sentuhan dan kecupan agar dia tak pernah lepas dari Anda. (Okz/Git)

Mau Bebas Jerawat? Jangan Sering Cuci Muka

TIMBULNYA jerawat tidak saja membuat kepercayaan diri memudar, tapi juga ketidaknyamanan pada wajah. Untuk mengantisipasinya, Anda perlu melakukan tindakan preventif ini.

Pusing berurusan dengan jerawat? Jangan putus asa dulu. Mungkin saja kebiasaan Anda dalam memelihara kulit tidak bersahabat. Ya, jerawat memang tak hanya menyerang kalangan remaja saja, tapi juga orang dewasa. Dalam teori yang berhubungan dengan pubertas dan kedewasaan, jerawat juga dapat terus mengganggu sebagian orang dewasa. Menurut dermatologist atau ahli kecantikan, ada beberapa alasan orang dewasa masih terserang jerawat. Plurielles memberikan ulasannya untuk Anda.

Ketidakseimbangan hormonal

Siklus menstruasi yang berbeda atau berhenti mengonsumsi pil kontrasepsi dapat menyebabkan fluktuasi hormon.

Tembakau

Zat ini memang berbahaya bagi kulit karena dapat menyebabkan penebalan lapisan kulit dan memuat penampilan menjadi kusam.

Stres kronis

Stres mengganggu banyak orang dewasa saat ini. Kecemasan dan tekanan yang dialami setiap hari membuat stres mengubah keseimbangan hormon dan merangsang produksi sebum di kulit. Kulit jadi berminyak dan mengkilat. Pori-pori tersumbat kemudian menyebabkan akumulasi sebum dan jerawat.

Untuk mengatasi jerawat, pertama jangan repot-repot membersihkan wajah terlalu sering. Jerawat bukan masalah kebersihan yang dapat dicegah dengan sering mencuci muka, justru sering mencuci muka mungkin akan meningkatkan sekresi sebum dan memperkuat peradangan kulit. Gunakan produk perawatan harian pencegah atau pengobat jerawat yang memungkinkan pengelupasan sel kulit kecil. Produk ini akan mengurangi jumlah komedo dan memperbaiki tekstur kulit.

Selain itu, bila Anda seing memakai make-up, pakailah produk kecantikan yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Lebih baik untuk menggunakan kosmetik noncomedogenic untuk menghindari munculnya jerawat lainnya. Dan, jangan lupa untuk segera hapus make-up sampai bersih sebelum Anda tidur.

Jika berjerawat, hindari sinar matahari. Matahari berbahaya jika dikombinasikan dengan perawatan terhadap jerawat. Sinar UVA dan UVB dapat mengeringkan jerawat dan meningkatkan ketebalan kulit dan dapat memunculkan jerawat. Bila Anda beraktivitas atau bepergian pada siang hari, jangan lupa untuk menggunakan krim perlindungan matahari. (Okz/Git)

Mau Cepat Hamil? Ini Caranya!

ANDA bersama pasangan, tentunya menginginkan kehadiran anak di dalam kehidupan pernikahan Anda. Banyak upaya yang sudah Anda lakukan agar cepat hamil, namun belum menunjukkan hasil.

Sudah berbagai macam cara untuk cepat hamil yang pernah Anda dengar, baik dari teman, keluarga, maupun saudara. Cara-cara tersebut ada yang berhasil dengan baik, namun banyak juga yang tidak.

Dari lusinan bahkan puluhan cara yang pernah didapat, berdasarkan pengalaman para pasangan yang dijabarkan Yovinka Mahanani, melalui buku Tips Dahsyat Cara Alami untuk Cepat Hamil, berikut beberapa cara yang layak untuk Anda pertimbangkan.


Merencanakan Waktu Berhubungan Anda

Salah satu cara terpenting untuk cepat hamil adalah dengan merencanakan waktu untuk berhubungan Anda dengan pasangan. Sperma dapat hidup selama maksimal lima hari di dalam rahim, karena itu untuk meningkatkan kesempatan terjadinya kehamilan, lakukan hubungan dua hari sebelum masa ovulasi atau keluarnya sel telur.


Mengetahui Basal Body Temperature (BBT)

Biasakan untuk mencatat suhu pertama setiap pagi dan mencari tahu perubahannya, banyak perempuan yang memiliki BBT sedikit menukik sekitar satu-dua hari sebelum ovulasi, hal ini menandakan bahwa masa ovulasi sudah dekat dan dapat meningkatkan kemungkinan untuk hamil. Dengan begitu bisa melihat kapan masa ovulasi, jika hari pertama ovulasi belum hamil masih ada kemungkinan akan hamil satu atau dua hari berikutnya.


Kontrol Berat Tubuh Anda

Berat badan yang normal atau seimbang memiliki andil besar meningkatkan kesempatan untuk terjadinya kehamilan. Tidak jarang Anda temui sebagian besar pasangan yang memiliki masalah dengan berat badannya, di mana umumnya juga akan bermasalah dengan kehamilannya. Kelebihan berat badan akan membawa pengaruh yang kurang baik bagi tingkat kesuburan Anda. Usahakanlah untuk mencapat berat tubuh yang ideal terlebih dahulu. Sebaliknya, terlalu kurus juga membawa pengaruh negatif yang sama. (Okz/Git)

Mengatasi Pria Gemar Selingkuh

HAMPIR semua orang mendambakan hubungan yang langgeng dalam percintaan. Terlebih bila Anda sudah menjalin hubungan dalam waktu yang cukup lama. Namun, bagaimana bila ternyata pasangan Anda gemar berselingkuh? Agar terhindar pasangan tipe ini, sebaiknya Anda perhatikan ciri-cirinya.
Menutup akses
Secara tiba-tiba dia mengganti password dan tak membiarkan Anda menengok ponselnya. Ini merupakan tanda bahwa dia memiliki affair di luar.
Tiba-tiba menjadi romantis
Pria memang tak akrab dengan hal-hal romantis, kecuali pada ulang tahun atau anniversary Anda. Namun di luar hal itu, pria sungguh alergi dengan hal ini. Makanya, bila secara tiba-tiba dia memanjakan Anda dengan berbagai kesenangan, Anda wajib curiga. Dia melakukan hal ini hanya untuk menutupi rasa bersalahnya.
Teman baru di Facebook
Lewat jejaring sosial ini, Anda memang dapat menemukan teman lama. Namun juga dapat menemukan “teman” baru. Saat Anda melihatnya memiliki teman wanita yang belum pernah didengar sebelumnya dan wanita tersebut kerap me-like setiap status yang ditulis pasangan Anda, ya dia orangnya. (Okz/Van)

Senin, 28 Mei 2012

Menyusuri Pesona Pahatan Alam Goa Cerme


LETIH yang menyerang usai menyusuri lorong goa hampir lima belas menit lenyap dalam sekejab. Pesona stalakmit sebesar gajah di kiri lorong menjadi pembuka kemegahan Goa Cerme diwilayah kecamatan Imogiri Bantul. Pemandangan ornamen yang terbentuk dari tetesan air berzat kapur selama jutaan tahun lampau menjadi sayang untuk dilewatkan.

Menaklukkan Cerme tidak hanya memuaskan mata oleh eloknya stalakmit dan  stalaktit di sepanjang lorong. Lebih dari itu, yakni semakin menyadarkan kita tentang keagungan Yang Maha Kuasa menciptakan jagat raya ini.  

Memutuskan masuk Gua dengan ribuan stalakmit dan stalaktit berarti harus menyiapkan mental. Karena begitu kaki  menginjakkan kaki di lorong  gua dingin air aliran bawah tanah dingin menusuk tulang hingga akhir lorong gua di Dusun Ploso Desa Girikerto Kecamatan Panggang, Gunungkidul.

Selama di dalam gua anda akan banyak menemui stalaktit atau ornamen menggantung di atas lorong bentukan karena tetesan air kapur. Sedang stalakmit, ornamen menyembul dari dasar gua akibat tetesa air kapur dari atas. Termasuk colloumn gabungan stalaktit dan stalakmit menjadi sebuah tiang.
Gua dengan ketinggian 300 meter di atas permukaan air laut itu menyimpan banyak cerita. Termasuk adanya sebuah stalakmit ukuran besar dan lebar yang sering di sebut lokasi bertemunya para Wali.

Jangan pernah membayangkan semua mudah. Mata harus meningkatkan kewaspadaan, bila tidak ingin terperosok. Tidak hanya itu, bila tidak mengikuti arahan pemandu kaki anda akan tersangkut pada bongkahan batu kapur. Namun semua perjuangan  selama perjalanan itu akan terbayar lunas oleh keelokan alam bawah Pegunungan Seribu itu. Di dalam gua itu pula anda akan  menemukan air terjun mini sebagai pelengkap indahnya Goa Cerme. (Sukro Riyadi)

Asyiknya Menelusuri Gua Lowo

GUA LOWO menjadi salah satu tujuan wisata di Kabupaten Trenggalek, Provinsi Jawa Timur. Wisata alam ini tak jauh dari Pantai Prigi yang juga menjadi andalan karena menyajikan panorama yang indah.

Gua ini terletak di Desa Watuagung Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Gua ini terletak sekitar 30 kilometer dari Kota Trenggalek. Sedangkan dari Yogyakarta - Trenggalek bisa ditempuh perjalanan darat selama enam jam. Gua Lowo, atau gua kelelawar memiliki keajaiban alam berupa bentukan bebatuan mineral cantik secara alamiah. Bentuknya mirip binatang Singa atau Kura-kura sehingga bebatuan itu diberi nama sesuai bentuknya.

Tiba di kawasan Gua Lowo, pengunjung disambut suasana udara pegunungan yang sejuk dengan aroma hutan jati yang khas. Gua Lowo memang dikelilingi hutan jati yang rimbun. Begitu melewati mulut gua pengunjung langsung disambut ruang gua pertama yang cukup luas. Langit - langit gua ini memiliki ketinggian 20-50 meter, dengan lebar gua sekitar 50 meter.

Keindahan dinding gua dengan stalaktit menggantung maupun stalagmit yang mencuat dapat dinikmati selepas pengunjung masuk mulut gua. Gua ini telah dilengkapi sarana penerangan listrik dan jalan jembatan buatan yang memudahkan pengunjung mengamati suasana sejuk dan segar gua yang dialiri air bersih bergemericik dibawahnya.

Berdasarkan survei ahli gua Gilbert Manthovani dan Dr. Robert K Kho tahun 1984 dinyatakan bahwa Gua Lowo merupakan gua alam terbesar di Asia Tenggara dengan panjang gua 800 Meter. Gua ini mempunyai sembilan ruang utama yang agak lebar dan beberapa ruang kecil. Gua Lowo juga menyimpan berbagai misteri. 

Menurut cerita, seorang bernama Mbah Lomedjo dahulu kala masuk hutan mencari tempat untuk melaksanakan semedi. Dia menemukan gua kecil yang dianggap cocok untuk bertapa yakni sebuah gua dekat dengan kedung yang berwarna
kebiru-biruan, yang akhirnya dinamakan Kedung Biru. "Kedung Biru lokasinya kurang lebih 600 meter timur laut Gua Lowo. Petilasan ini sampai sekarang masih digunakan orang - orang untuk bertapa," ujar Yuyuk, salah seorang petugas di Gua Lowo.

Dari hasil berpuasa dan bersemedi, Mbah Lomedjo mendapat mimpi bahwa sekitar tempat dia bertapa ada sebuah gua lain yang lebih besar tempat bersembunyi berbagai hewan buruan. Ia lalu mencari dan menemukan Gua Lowo yang lebih besar, gelap, dan dipenuhi kelelawar dengan bau yang menyengak hidung. Masyarakat lalu menyebut tempat itu dengan nama Gua
Lowo. Di titik-titik tertentu, memang masih dapat ditemukan banyak kelelawar beterbangan di atas gua ini.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek sejaK 1984 menjadikan obyek wisata unggulan. Namun keterbatasan dana dan situasi
yang kurang menunjang saat itu mengakibatkan pengembangannya sangat lamban sehingga hingga kini belum terlalu banyak dikenal dan dikunjungi wisatawan. Jalan aspal beberapa ratus meter menuju gua ini belum mulus.

Namun sudah ada usaha mempolulerkan tampat ini, salah satunya dengan membangun arena mainan anak - anak di luar gua. Pada hari libur seringkali juga ada hiburan musik yang dipentaskan dipanggung gembira. Salah satu usaha lain untuk meramaikan objek wisata ini adalah memasang 'sound system' di beberapa titik gua. Sayangnya fasilitas ini dirasa justru mengganggu.Ketika dikunjungi penulis, justru diputar musik dangdut keras-keras, yang malah menghilangkan suasana alami, damai dan khusyuk di kawasan gua ini.(Denny Hermawan)

Minggu, 27 Mei 2012

Fenomena 'Cahaya Surga' di Gua Jomblang

GUNUNGKIDUL (KRjogja.com)  - Gua Jomblang atau Luweng Grubeg layak dikunjungi petualang yang suka menyusuri gua (caver) karena satu-satunya gua dengan pintu masuk cahaya atau dikenal dengan cahaya surga. Tak usah disangsikan keindahannya sehingga menjadi buah bibir para petualang.

Gua Jomblang merupakan gua vertikal yang memang sangat dilindungi dan bukan sembarang orang bisa mengunjunginya.Gua Jomblang terletak di Jetis Wetan, Panjangrejo, Semanu,  Gunungkidul. Lokasi gua ini berjarak 10 km dari Alun-alun Wonosari selama 60 menit atau sekitar 60 km dari Kota Yogyakarta selama 1,5 jam.

Pemilik Jomblang Resort, Cahyo Alkantana mengatakan awal mulanya dirinya tertarik untuk mengelola Jomblang sebagai ekowisata karena keprihatinannya terhadap kerusakan lingkungan di Gunungkidul. Kawasan karst ini sejak dahulu sudah di tambang hingga di sekitar gua-gua sehingga sangat rawan, bahkan ditakutkan rusak dan runtuh gua-gua yang memiliki potensi wisata.

"Saya prihatin pada saat mengenal Gua Jomblang pertama ar tahun 1995 banyak pohon-pohon besar ditebang untuk bahan bakar karenaharga minyak tanah mahal. Warga di kawasan tersebut membutuhkan bahan bakar yang murah pengganti minyak karena alasan perekonomian mereka yang cukup parah," paparnya, Minggu (27/5).

Padahal, kata Cahyo kawasan itu memiliki pesona dari sinar over of ligth atau sering disebut wisatawan sebagai cahaya surga yang hanya ada satu didunia dan sangat cantik sekali. Guna melindungi sekaligus memberi penghidupan masyarakat sekitar tanpa merusak lingkungan, maka konsep ekowisata dipilihnya. "Gua Jomblang akan menjadi ekowisata bukan wisata masal atau mass tourism. Nantinya, akan berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan," katanya.

Karena itu, tantangan yang dihadapi adalah melakukan konservasi dan membangun fasilitas pendukung agar wisatawan nyaman dan menimkati wisata ini. "Saya harus membuat agar wisatawan dapat menuruni tebing dan menyusuri gua dengan mudah agar semua orang bisa menikmati dari anak-anak hingga yang berusia lanjut. Wisata yang nyaman dengan pendekatan adventurenya harus ada satu paket yang tentunya tidak mudah dikemas," tuturnya.             

Pengelola sekaligus instruktur Gua Jomblang, Kurniawan Adhi Wibowo menambahkan mayoritas wisatawan domestik dan mancanegara ingin meneliti termasuk mendalami karakteristik gua. Selain itu, mempelajari kehidupan hayati dan hewani di dalamnya yang  cukup beragam Sebelum melihat lebih dekat ke gua, penjelajah biasanya istirahat dulu di Jomblang Resort yang awalnya dibangun untuk para peneliti. Tapi sekarang, bisa memanfaatkan resort yang tersedia.

"Masyarakat setempat menyebutnya Luweng Jomblang. Gua vertikal bertipe collapse doline ini terbentuk akibat proses geologi  amblesnya tanah beserta vegetasi di atasnya ke dasar bumi yang terjadi ribuan tahun lalu," ujar pemuda yang akrab disapa Pithik ini.

Pithik menceritakan runtuhan tersebut membentuk sinkhole atau sumuran yang dalam bahasa Jawa disebut Luweng. Karena itu, mulut gua berdiameter  50 meter itu sering disebut dengan nama Luweng Jomblang. Bahkan berupa gua vertikal, para caver harus melalui tahap yang paling mendebarkan. Di sinilah dibutuhkan keberanian, karena untuk masuk gua harus mampu teknik tali tunggal atau single rope technique (SRT). "Bagi para wisatawan dan caver di sini wajib gunakan peralatan khusus SRT set yang terdiri dari seat harness, chest harness, ascender, auto descender, footloop, dan lainnya. Untuk pelengkap ada coverall, sepatu boot, dan headlamp,” imbuhnya.

Sebelum menuruni tebing, Pithik terlebih dahulu menjelaskan mengenai sekelumit Gua Jomblang dan peraturan yang harus ditaati caver demi keselamatan dan keamanan.  Di bawah instruksinya setelah para caver memakai peratalan standar SRT set, satu persatu caver turun ke dasar gua dengan total kedalaman 80 meter.

Ada tiga jalur yang bisa dilalui, yakni VIP  dengan kedalaman 15 meter, standar  dengan kedalaman 60 meter dan ekstrim  dengan kedalaman 80 meter."Bagi pemula, biasanya gunakan jalur VIP meski bisa juga melalui jalur standar. Di jalur standar ini, caver akan mendarat tepat di hutan purba yang ada di dasar gua. Hutan inilah yang membedakan Luweng Jomblang dengan gua lainnya dan wisata di sini disebut juga ekowisata," jelasnya

Tepat di dasar Luweng Jomblang terhampar gua horizontal yang cukup lebar. Ini adalah pintu masuk menuju Gua atau Luweng Grubug yang berjarak sekitar 300 meter dari dasar Luweng Jomblang. Berjalan di lorong kegelapan sekitar 10 menit, para penelusur akan langsung menemui sebuah fenomena alam yang yang sangat mengagumkan. Di dasar Luweng Grubug terdapat dua buah stalagmit besar berwarna hijau kecoklatan.

Apabila penjelajah dapat mencapai dasar Grubug pada pukul 12.00-13.00 WIB, pemandangan sinar matahari yang menerobos kegelapan gua akan begitu menakjubkan yang disebut Cahaya Surga. Bagi wisatawan yang ini mencoba menyusuri Gua Jomblang dikenakan tarif  sebesar Rp 450 ribu per orang sudah termasuk full fasilitas dan makan siang. Bagi yang ingin  bermalam di resort, tinggal menambah Rp 350.000/orang.  "Jomblang Resort idak setiap hari melayani wisatawan. Di akhir pekan pun tidak selalu ada pengunjung dan  kalaupun ada berkisar 3-4 orang. Kami  berkewajiban menjaga kelestarian gua ini  beserta hutan purbanya maka tidak banyak wisatawan tidak menjadi masalah," imbuh Pithik.

Mengenai pembatasan jumlah wisatawan yang masuk sebanyak 25 orang per sekali cave tubing secara bersamaan di Gua Jomblang, Cahyo mengatakan angka ini didapatkan berdasarkan daya dukung gua dengan menggunakan pendekatan menghitung jumlah orang yang diperbolehkan masuk dalam gua tersebut. Pasalnya pembatasan ini dilakukan agar ekosistem di gua tersebut cepat pulih. Jomblang dapat menjadi salah satu wisata petualangan ekotourism denga menawarkakan Jomblang Cave untuk susur gua (caving), Jomblang Wall untuk panjat tebing (climbing) dan Jomblang Lake pada tahun 2013. (Fir)

Sabtu, 17 September 2011

Sepuluh Hektar Lahan Pertanian Kering

Senin, 12 September 2011

BANTUL (KRjogja.com) - Seluas sepuluh hektare lahan pertanian di Dusun Sanan Sari, Desa Srimartani, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul mengalami kekeringan akibat musim kemarau berkepanjangan. Lahan tersebut tersebar di sejumlah pertanian yang masuk dalam wilayah Desa Srimartani dan tidak sedikit lahan yang sebelumnya ditanami padi terpaksa mati akibat kekeringan.

"Kami juga mendapat laporan ada sawah milik warga yang tanaman padinya baru berumur 40 hari sudah dibabat habis karena tidak ada air untuk irigasi, untuk selanjutnya dijadikan pakan ternak," kata Kepala Dusun Sanan Sari, Srimartani, Piyungan, Bantul, Mugiman di Bantul, Senin (12/9).

Ia mengatakan, akibat musim kemarau yang mengakibatkan lahan pertanian di daerah ini kekeringan saat ini terpaksa dibiarkan, sehingga bagi warga yang bertani tidak dapat melanjutkan. "Hanya ada beberapa yang ditanami palawija, seperti jagung, namun tidak banyak dan hanya sebagian yang menurut warga ada air untuk irigasi," katanya.

Sementara itu, ketua RT 3 Dusun Sanan Sari, Najiyo mengatakan, pihaknya mengaku, lahan pertanian milik warga setempat kekeringan, sehingga tidak dapat ditanami baik padi maupun palawija. "Dari sebanyak 57 kepala keluarga (KK) di wilayah RT 3 ini sebagian besar memiliki lahan berkisar 100 hingga 200 meter persegi, namun sejak musim kemarau ini tidak dapat ditanami," katanya.

Ia mengatakan, bahkan lahan miliknya yang seluas 200 meter persegi tersebut sebelumnya telah ada tanaman jagung dan kedelai namun akibat kemarau ini tidak dapat menuai hasil atau gagal panen. "Tanaman yang ada terpaksa saya berikan ternak sapi, meskipun gagal panen namun setidaknya saya dapat memberi ternak tidak harus membeli, padahal kalau beli jauh lokasinya," katanya.

Ia mengatakan, di sisi lain lahan warga kekeringan namun sebagian warga di daerah ini diuntungkan karena paling tidak setiap KK memiliki seekor ternak sapi, karena dari sebanyak 75 KK terdapat sebanyak 45 ekor sapi.

Bappeda Terima Peta Geologi Baru, Kawasan Larangan Hunian untuk Pertanian


SLEMAN (KRjogja.com) - Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sleman menerima peta geologi terbaru pemanfaatan kawasan lereng Merapi pascaerupsi lalu dan kawasan larangan hunian hanya diperbolehkan untuk pertanian dan wisata khusus.

Kabid Perencanaan Pembangunan Pedesaan Bappeda Sleman, Dwi Ananta Sudibyo menjelaskan, kawasan yang masuk dalam larangan hunian harus dikosongkan dan tidak boleh ada hunian tetap kecuali wisata minat khusus, pertanian atau perkebunan.

"Sesuai peta dari Kementerian ESDM, Kami melarang pembangunan infrastruktur sosial atau sarama penunjang lainnya. Keputusan ini sudah menjadi kebijakan pusat yang ditandatangani oleh tiga Kemenerian berbeda," katanya di Kompleks Pemda Sleman, Kamis (15/9).

Dwi menjelaskan kawasan larangan hunian masih tetap di 9 dusun di lereng Merapi yaitu Dusun Pelemsari dan Pangukrejo (Desa Umbulharjo), Dusun Kaliadem, Jambu, Kopeng dan Petung (Desa Kepuharjo) serta Dusun Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul dan Srunen (Desa Glagaharjo). Karena itu, bangunan SD Srunen lama tidak boleh difungsikan karena termasuk kawasan larangan dan harus dipindah.

"Jika Pemkab memaksakan pembangunan infrastruktur di lokasi bahaya bisa dikenai sanksi berupa pidana maksimal lima tahun penjara atau denda Rp 500 juta. Bahkan, Kepala Daera bisa diberhentikan secara tidak hormat," tandasnya. (Dhi)

Rabu, 14 September 2011

Abrasi Pantai Baron, Mengancam Wisatawan


WONOSARI (KRjogja.com) - Terjadinya gelombang pasang yang menerjang laut selatan dan berakibat timbulnya abrasi besar-besaran di sepanjang pantai, menjadi ancaman serius para wisatawan saat lebaran. Bahkan setelah abrasi terjadi, membuat beberapa fasilitas pedagang dan nelayan mengalami rusak dan terjadi penurunan omzet penjualan dan penghasilan.

“Kami mengusulkan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata pemkab Gunungkidul untuk dilakukan musyawarah bersama, sehingga Pantai Baron tetap menjadi primadona wisatawan. Dalam tahap awal ini paling mendesak membereskan beberapa perahu nelayan yang sudah tidak layak pakai untuk dipindahkan ke tempat lain. Selain itu pada tiga hari menjelang lebaran nanti warga akan melakukan kerja bakti,” ungkap Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Baron, Hadi Supomo, Selasa (23/8).

Sedang untuk mengurangi tingkat kemacetan pada saat lebaran mendatang, pihaknya akan memanfaatkan parkir alternatif di lahan pertanian, yang sudah tidak ditanami lagi. (Bmp)


Selasa, 23 Agustus 2011

Budidaya Kayu di Gunungkidul Masih Rendah

WONOSARI (KRjogja.com) - Kayu jati merupakan satu jenis kayu paling berharga di Indonesia. Namun pengembangan kayu jati masih menghadapi beberapa hambatan diantaranya rendahnya kualitas kayu akibat budidaya dan kurang, juga masalah permodalan untuk berinvestasi.

“Akses informasi pasar juga masih terbatas, sehingga menyebabkan harga kayu jati rakyat jauh di bawah harga pasar,” kata Ir Dede Rohadi MSc di acara pamitan dan serah terima hasil penelitian 'Peningkatan Manfaat Ekonomis Usaha hutan Rakyat Jati dalam Sistem Agroforestry di Indonesia' di ruang rapat I Pemkab Gunungkidul, Jumat (9/9).

Penelitian yang dipimpin Ir Dede selama Juli 2007 hingga Juni 2011 diantaranya melibatkan Centre of International Forestry Research (CIFOR), International for Research in Agroforestry (ICRAF) dan Badan Litbang Kementrian Kehutanan RI serta Pokja Hutan Lestari Kabupaten Gunungkidul.

Dikatakan, penelitian juga telah memberikan kontribusi untuk mengatasi masalah dengan melakukan berbagai kegiatan partisipatif, yakni dengan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam penerapan silvikutur atau sistem budidaya yang lebih baik. “Kedepan terkait surat menyurat pada komoditas kayu jati juga perlu disederhanakan, petani juga perlu diberikan insentif dalam pengembangan usaha kayu jati rakyat,” imbuhnya.

Wakil Bupati Gunungkidul Drs Immawan Wahyudi SH MH mengungkapkan, hasil penelitian yang telah berjalan hendaknya bisa dijadikan pedoman ataupun pegangan. Agar pengelolaan usaha hutan jati rakyat di Gunungkidul meningkat dari segi kualitas dan bisa memiliki pemasaran yang semakin luas.

“Pengelolaan usaha hutan jati rakyat juga menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi, sehingga memerlukan peningkatakn baik dalam pengelolaan, sehingga memilki nilai ekonomi yang tinggi,” jelasnya. (R-2)


Jumat, 09 September 2011

Kekeringan di GK Terus Meluas


GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) - Kekeringan yang terus melanda Kabupaten Gunung Kidul, selama musim kemarau 2011 meluas dari 163 menjadi 171 dusun di sejumlah kecamatan.

Kepala Seksi Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Gunung Kidul Irfan Ratnadi, di Wonosari, mengatakan, kekeringan meluas karena warga yang mengajukan bantuan air bersih bertambah, yakni ribuan warga yang tinggal di 163 dusun menjadi 171 dusun.

Menurut dia, warga yang mengajukan permohonan penyaluran air tersebar di dua dusun yang terletak di Desa Girisekar, dua dusun di Desa Girisubo Kecamatan Panggang, dan dua dusun di Kecamatan Ngawen.

"Kecamatan Panggang dan Ngawen masuk sebagai wilayah yang paling parah dilanda kekeringan. Ribuan warga dari dua kecamatan itu awal September ini mengajukan penyaluran air bersih," katanya, Kamis (8/9).

Dinsosnakertrans, kata dia, akan segera menyalurkan air bersih pada awal September ini untuk memenuhi permohonan masyarakat setempat.

"Warga yang membutuhkan air bersih pada September ini semakin banyak sehingga kami akan siapkan jadwal penyaluran secara bergilirian ke dusun-dusun tersebut," katanya.

Dia mengatakan Dinsosnakertrans akan menyalurkan sebanyak 5.000 liter untuk setiap RT di wilayah yang dilanda kekeringan sesuai dengan jadwal yang ada.

"Penyaluran air akan dilakukan secara bergiliran setiap tiga hingga empat hari sekali di setiap RT mengikuti jadwal," katanya.

Ia mengatakan, pada awalnya pihaknya hanya menyiapkan 15 tahapan jadwal penyaluran air hingga Agustus.

Namun, kekeringan yang terus mendera warga di kabupaten ini membuat Dinsosnakertrans menambah jadwal penyaluran air hingga musim kemarau berakhir.

Dia mengatakan wilayah kekeringan terparah selama ini melanda Kecamatan Girisubo, Rongkop, Tepus, Tanjungsari, Nglipar, Semin, Ngawen, dan Panggang.

Sebelumnya, menurut dia, wilayah yang dilanda kekeringan di kabupaten ini meluas ketimbang tahun lalu, yakni dari 11 menjadi 15 kecamatan.

Wilayah kekeringan meluas, kata dia, karena sejumlah mata air selama musim kemarau menghilang. Sebagian besar mata air di Kabupaten Gunung Kidul muncul di tempat lain karena pengaruh gempa bumi 2006.

Irfan mencontohkan mata air yang muncul dari permukaan di Desa Candirejo, Bulurejo Kecamatan Semin berpindah ke Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Selain Kecamatan Semin, krisis air juga mulai terjadi di kecamatan Patuk karena persediaan air dari tempat penampungan air hujan semakin menipis.
(Ant/Yan)


Kamis, 08 September 2011

6 Pejabat Gunungkidul Dapat Mobil Baru


WONOSARI (KRjogja.com) – Sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Gunungkidul dipastikan akan memperoleh mobil dinas baru. Total enam unit mobil dinas diberikan kepada pejabat pemkab diantaranya 2 mobil Toyota Avansa, 2 buah Daihatsu Terios serta 2 mobil Kijang inova seri G untuk tamu yang berkunjung di Kabupaten Gunungkidul.

Ketua DPRD Gunungkidul Ratno Pintoyo S Sos ketika dihubungi membenarkan sudah memberikan persetujuan pengadaan 6 unit mobil dinas tersebut. Dalam keputusan bersama antara pemkab Gunungkidul dan DPRD,nominal anggaran yang digunakan adalah Rp 1,6 miliar.

Selain itu juga kendaraan operasional untuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) yang masih berada di karoseri. Sebagaimana dikatakan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gunungkidul, Purwanto Hadi, pembelian mobil ini untuk menambah pelayanan bagi masyarakat, dan sesuai dengan kebutuhan pemkab. Untuk pembelian kendaraan dinas ini, pihak Pemkab menelan anggaran sebesar Rp 1,4 miliar. “Dananya masih berada di bawah plafon anggaran yang diajukan sebesar Rp 1,6 miliar,” katanya. (Bmp)


Jumat, 09 September 2011

Terminal Selang Siap Tampung 80 Pedagang


GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menyiapkan 80 kios dan los untuk menampung pedagang di terminal baru tipe A di Desa Selang, Kecamatan Wonosari. Kios yang disiapkan untuk pedagang di terminal baru tersebut menyesuaikan dengan jenis barang dagangan dan kebutuhan pedagang.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Gunungkidul, Sumaryoto mengatakan, pemkab telah membuat konsep penataan kios dan los sesuai dengan perencanaan awal, yakni disesuaikan dengan jenis usaha pedagang. "Pemkab telah mempertimbangkan desain teknis bangunan kios dan los untuk keperluan penataan pedagang di terminal baru," katanya di Wonosari, Selasa (13/9).

Dia mengatakan, dari hasil pendataan Dishubkominfo belum lama ini menunjukkan jumlah pedagang di terminal lama mencapai 80 orang. Mayoritas pedagang itu, kata dia, merupakan agen penjualan tiket bus yang memadati kawasan dalam terminal.

Menurut dia, penataan pedagang di terminal lama Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari selama ini tidak sesuai konsep. Para pedagang yang mayoritas merupakan agen bus, kata dia, ditempatkan di ruang tunggu penumpang di dalam terminal.

Dia mengatakan, penataan terminal lama tidak layak karena tidak menggunakan konsep penataan terminal yang sesuai dengan standar, salah satunya adalah menempatkan pedagang di ruang tunggu penumpang. "Penataan terminal lama tidak sesuai fungsi. Sebab, sebelum dikelola Dishubkominfo, terminal lama itu berorientasi pada penerimaan PAD," katanya.

Ia mengatakan, di terminal baru ini, pihaknya berharap pedagang mendapatkan tempat yang lebih layak dengan konsep penataan yang lebih baik. Menurut Sumaryoto, pemkab saat ini belum membahas rencana relokasi pedagang karena masih fokus pada penyelesaian pembangunan fisik terminal baru.

Sebelumnya, dia mengatakan pembangunan terminal baru Dhaksinarga pada lahan seluas lima hektare telah menghabiskan biaya sebesar Rp37 miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DIY dan APBD Pemkab Gunung Kidul. "Untuk menyelesaikan 100 persen pembangunan fisik terminal membutuhkan anggaran sekitar Rp45 miliar," katanya.

Pemkab, kata dia, mulai membangun terminal baru sejak 2007 dan pada awalnya ditargetkan mulai beroperasi pada 2011. Namun, dalam perjalanannya, kata dia, pemkab harus menyempurnakan pembangunan fisik terminal baru tersebut.

Dia mengatakan, tujuan pembangunan terminal baru adalah menyediakan fasilitas umum yang lebih memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kabupaten ini. Pemkab, kata dia, berharap pembangunan fisik terminal ini selesai pada akhir tahun ini sehingga terminal bisa mulai beroperasi pada 2012. (Ant/Van)


Selasa, 13 September 2011

Sosialisasi Jalur Trayek Angkudes Dilakukan Desember


GUNUNGKIDUL (KRjogja.com) - Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informasi Kabupaten Gunung Kidul, akan melakukan sosialisasi jalur trayek angkutan perdesaan dan perkotaan kepada para pengusaha angkutan pada akhir 2011.

Kepala Bidang Transportasi Darat Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Gunung Kidul Samsudin Effendi, di Wonosari, mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan Organda dan pengusaha angkutan terkait pengubahan jalur trayek agar tidak muncul persoalan saat terminal baru mulai beroperasi.

Kesiapan jalur trayek angkutan, kata dia, menjadi salah satu syarat pengajuan ijin operasional terminal baru pada Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Perhubungan.

Dia mengatakan Dishubkominfo akan melakukan sosialisasi jika pembangunan fisik terminal selesai 100 persen.

"Pemkab kini sedang fokus menyelesaikan pembangunan fisik sehingga kami menjadwalkan sosialisasi pada akhir 2011," katanya, Selasa (13/9).

Menurut dia, penyelesaian pembangunan fisik saat ini hampir mendekati 100 persen.

Beberapa penyelesaian pembangunan fisik itu, kata dia meliputi, pembangunan jalur keluar angkutan, pembuatan pagar.

Ia mengatakan sejumlah jalur trayek yang akan diubah, beberapa diantaranya meliputi jalur Baran-Rongkop, Baron-Simpang empat Karangrejek, Siyono-terminal baru.

Menurut dia, pengubahan jalur trayek hanya diperuntukkan bagi angkutan perdesaan dan angkutan perkotaan.

Sedangkan, untuk jalur trayek bus AKAP dan AKDP, kata dia, tidak diubah.

"Untuk bus AKAP dan AKDP tetap melewati jalur lingkar dan tidak mengalami perubahan jalur trayek," katanya.

Pengubahan jalur trayek, kata dia, bertujuan untuk memberikan kemudahan layanan transportasi lokal bagi warga.

Kebijakan pengubahan jalur trayek, katanya, akan diberlakukan saat Terminal baru Dhaksinarga tipe A di Desa Selang, Kecamatan Wonosari beroperasi.

Ia mengatakan Dishubkominfo kini sedang menyiapkan jaringan agar pengubahan jalur trayek tersebut berjalan lancar.

Sebelumnya, Pemkab Gunung Kidul menargetkan pengoperasian Terminal baru Dhaksinarga tipe A seluas lima hektare (ha) di Desa Selang, Kecamatan Wonosari kabupaten setempat pada 2012.

Pembangunan terminal baru itu, kata dia diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar Rp45 miliar bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi DIY, dan APBD Kabupaten Gunung Kidul. (Ant/Yan)

Rabu, 14 September 2011

Senin, 12 September 2011

Ilmuwan Ketahui Usia Nenek Moyang Tertua Manusi

WASHINGTON (KRjogja.com) - Para ilmuwan akhirnya mampu memprediksi usia fosil dari nenek moyeng tertua manusia, yang ditemukan di akhir tahun lalu di Afrika Selatan.

Para ilmuwan mengkonfirmasi bahwa usia dari nenek moyang langsung yang tertua mungkin adalah 1,98 juta tahun yang lalu. Hal ini mereka umumkan setelah berhasil meneliti fosil awal manusia, yakni Australopithecus Sediba, di Afrika Selatan, tahun lalu.

Serangkaian penelitian yang yang dilakukan di batuan sedimen di Malapa Cave, Afika Selatan, telah berhasil mengetahui usia dari fosil tersebut. Demikian seperti yang dikutip dari New Kerala, Sabtu (10/9/2011).

"Mengetahui usia mereka sangat penting untuk menempatkan mereka dalam pohon keluarga manusia, dan usianya pun cukup menjelaskan bahwa Australopithecus merupakan kandidat terbaik kami sebagai nenek moyang tertua manusia," ujar Dr Robyn Pickering dari University of Melbourne's School of Earth Sciences, pimpinan dari penelitian tersebut.

"Hasil dari penelitian ini dapat juga menghadirkan informasi waktu yang berharga dari semua fosil nenek moyang manusia sebelumnya," tambahnya.

Temuan ini dipublikasikan dalam edisi khusus jurnal sains internasional Science. (Okz/Git

Minggu, 11 September 2011